Sahabat yang dimuliakan Allah SWT.. Saya atas nama pribadi menjelang Ramadhan ini mohon maaf lahir batin atas segala salah dan khilaf yang pernah saya perbuat. semoga kita dapat menjalankan ibadah Ramadhan ini dengan hati yang tulus mengharap Ridho Allah SWT. Selamat menjalankan Ibadah Ramadhan 1432 H.. Berikut ini saya berikan tentang keutamaan bulan Ramadhan..
Ramadhan adalah bulan kebaikan dan barokah, Allah memberkahinya dengan banyak keutamaan sebagaimana dalam penjelasan berikut ini.
1. Bulan Al-Qur'an
Allah menurunkan kitab-Nya yang mulia sebagai petunjuk bagi manusia, obat bagi kaum mukminin, membimbing kepada yang lebih lurus, menjelaskan jalan petunjuk (Al-Qur'an) pada malam Lailatul Qadar, suatu malam di bulan Ramadhan.
Allah berfirman (yang artinya): “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya, dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur" [Al-Baqarah : 185]
Ketahuilah saudaraku -mudah-mudahan Allah meberkatimu- sesungguhnya sifat bulan Ramadhan adalah sebagai bulan yang diturunkan padanya Al-Qur'an, dan kalimat sesudahnya dengan huruf (fa) yang menyatakan illat dan sebab: ".... barangsiapa yang melihatnya hendaklah berpuasa" memberikan isyarat illat (penjelas sebab) yakni sebab dipilihnya Ramadhan adalah karena bulan tersebut adalah bulan yang diturunkan padanya Al-Qur'an.
2. Dibelenggunya Syaithan, Ditutupnya Pintu-Pintu Neraka dan Dibukanya Pintu-Pintu Surga
Pada bulan ini kejelekan menjadi sedikit, karena dibelenggu dan diikatnya jin-jin jahat dengan salasil (rantai), belenggu dan ashfad. Mereka tidak bisa bebas merusak manusia sebagaimana bebasnya di bulan yang lain, karena kaum muslimin sibuk dengan puasa hingga hancurlah syahwat, dan juga karena bacaan Al-Qur'an serta seluruh ibadah yang mengatur dan membersihkan jiwa.
Allah berfirman (yang artinya): “Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa" [Al-Baqarah : 183]
Maka dari itu ditutupnya pintu-pintu jahannam dan dibukanya pintu-pintu surga, (disebabkan) karena (pada bulan itu) amal-amal shaleh banyak dilakukan dan ucapan-ucapan yang baik berlimpah ruah (yakni ucapan-ucapan yang mengandung kebaikan banyak dilafadzkan oleh kaum mukminin -red).
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda (yang artinya): “Jika datang bulan Ramadhan, maka dibukalah pintu-pintu surga [dalam riwayat Muslim: "Dibukalah pintu-pintu rahmat"] dan ditutup pintu-pintu neraka dan dibelenggu syetan" [Hadits Riwayat Bukhari 4/97 dan Muslim 1079]
Semuanya itu sempurna di awal bulan Ramadhan yang diberkahi, berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam (yang artinya): "Jika datang awal malam bulan Ramadhan, diikatlah para syetan dan jin-jin yang jahat, ditutup pintu-pintu neraka, tidak ada satu pintu-pintu yang dibuka, dan dibukalah pintu-pintu surga, tidak ada satu pintu-pun yang tertutup, berseru seorang penyeru; "Wahai orang yang ingin kebaikan, lakukanlah! Wahai orang yang ingin kejelekan, kurangilah! Dan bagi Allah mempunyai orang-orang yang dibebaskan dari neraka, itu terjadi pada setiap malam" [Diriwayatkan oleh Tirmidzi 682 dan Ibnu Khuzaimah 3/188 dari jalan Abi Bakar bin Ayyasy dari Al-A'masy dari Abu Hurairah. Dan sanad hadits ini Hasan]
3. Malam Lailatul Qadar
Engkau telah mengetahui, wahai hamba yang mukmin bahwa Allah Jalla Jalaluhu memilih bulan Ramadhan karena diturunkan padanya Al-Qur'an. Hari yang paling mulia di sisi Allah adalah pada bulan diturunkannya Al-Qur'an hingga harus dikhususkan dengan berbagai macam amalan. Hal ini akan dijelaskan secara terperinci dalam pembahasan malam Lailatul Qadar, Insya Allah.
Sesungguhnya jika satu nikmat dicapai oleh kaum muslimin, mengharuskan adanya tambahan amal sebagai wujud dari rasa syukur kepada Allah. Hal ini berdasarkan firman Allah setelah menceritakan sempurnanya nikmat bulan Ramadhan (yang artinya): “Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya, dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur" [Al-Baqarah : 185].
Firman Allah Tabaraka wa Ta'ala setelah selesai (menyebutkan) nikmat haji (yang artinya) : “Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah (dengan menyebut) Allah. Sebagaiman kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berdzikir lebih banyak dari itu" [Al-Baqarah : 200]
Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu: Adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberi khabar gembira kepada para sahabatnya dengan bersabda, "Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu puasa didalamnya; pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan diikat; juga terdapat pada bulan ini malam yang lebih baik daripada seribu bulan, barangsiapa tidak memperoleh kebaikannya maka dia tidak memperoleh apa-apa." (HR. Ahmad dan An-Nasa'i)
Dari Ubadah bin ash-Shamit, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan keberkahan, AIlah mengunjungimu pada bulan ini dengan menurunkan rahmat, menghapus dosa-dosa dan mengabulkan do'a. Allah melihat berlomba-lombanya kamu pada bulan ini dan membanggakanmu kepada para malaikat-Nya, maka tunjukkanlah kepada Allah hal-hal yang baik dari dirimu. Karena orang yang sengsara ialah orang yang tidak mendapatkan rahmat Allah di bulan ini." (HR.Ath-Thabrani, dan para periwayatnya terpercaya. Al-Mundziri berkata: "Diriwayatkan oleh an-Nasa'i dan al-Baihaqi, keduanya dari Abu Qilabah, dari Abu Hurairah, tetapi setahuku dia tidak pemah mendengar darinya.")
Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Umatku pada bulan Ramadhan diberi lima keutamaan yang tidak diberikan kepada umat sebelumnya, yaitu: bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma kesturi, para malaikat memohonkan ampunan bagi mereka sampai mereka berbuka, Allah 'Azza wa Jalla setiap hari menghiasi surga-Nya lalu berfirman (kepada surga), "Hampir tiba saatnya para hamba-Ku yang shalih dibebaskan dari beban dan derita serta mereka menuju kepadamu". Pada bulan ini para jin yang jahat diikat sehingga mereka tidak bebas bergerak seperti pada bulan lainnya, dan diberikan kepada ummatku ampunan pada akhir malam." Beliau ditanya, "Wahai Rasulullah apakah malam itu Lailatul Qadar?" Jawab beliau, "Bukan. Namun orang yang beramal tentu diberi balasannya jika telah menyelesaikan amalnya." (HR. Ahmad. Isnad hadits tersebut dha'if, dan di antara bagiannya ada nash-nash lain yang memperkuatnya)
share from: http://www.freewebs.com/ramadhaan/ramadan.htm
"...Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya." (QS: Al-Maaidah:2)
Sunday, July 31, 2011
Thursday, July 28, 2011
KEUTAMAAN SHOLAT DHUHA
Ada yang mengatakan bahwa shalat dhuha juga disebut shalat awwabin. Akan tetapi ada juga yang mengatakan bahwa keduanya berbeda karena shalat awwabin waktunya adalah antara maghrib dan isya.
Waktu shalat dhuha dimulai dari matahari yang mulai terangkat naik kira-kira sepenggelah dan berakhir hingga sedikit menjelang masuknya waktu zhuhur meskipun disunnahkan agar dilakukan ketika matahari agak tinggi dan panas agak terik.
Adapun diantara keutamaan atau manfaat shalat dhuha ini adalah apa yang diriwayatkan oleh Muslim, Abu Daud dan Ahmad dari Abu Dzar bahwa Rasulullah saw bersabda,”Hendaklah masing-masing kamu bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi. Sebab setiap kali bacaan tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh orang lain agar melakukan amal kebaikan adalah sedekah, melarang orang lain agar tidak melakukan keburukan adalah sedekah. Dan sebagai ganti dari semua itu maka cukuplah mengerjakan dua rakaat shalat dhuha.”
Juga apa yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Daud dari Buraidah bahwa Rasulullah saw bersabda,”Dalam tubuh manusia itu ada 360 ruas tulang. Ia harus dikeluarkan sedekahnya untuk tiap ruas tulang tersebut.” Para sahabat bertanya,”Siapakah yang mampu melaksanakan seperti itu, wahai Rasulullah saw?” Beliau saw menjawab,”Dahak yang ada di masjid, lalu pendam ke tanah dan membuang sesuatu gangguan dari tengah jalan, maka itu berarti sebuah sedekah. Akan tetapi jika tidak mampu melakukan itu semua, cukuplah engkau mengerjakan dua rakaat shalat dhuha.”
Didalam riwayat lain oleh Bukhori dan Muslim dari Abu Hurairoh berkata,”Nabi saw kekasihku telah memberikan tiga wasiat kepadaku, yaitu berpuasa tiga hari dalam setiap bulan, mengerjakan dua rakaat dhuha dan mengerjakan shalat witir terlebih dahulu sebelum tidur.”
Jumhur ulama mengatakan bahwa shalat dhuha adalah sunnah bahkan para ulama Maliki dan Syafi’i menyatakan bahwa ia adalah sunnah muakkadah berdasarkan hadits-hadits diatas. Dan dibolehkan bagi seseorang untuk tidak mengerjakannya.
Oleh karena itu sebagai pejuang Syariah & Khilafah, sudah selayaknya menghiasi dirinya dengan amalan sholeh ini.
“Sampaikanlah walaupun hanya satu ayat”
Jika ikhwan wa akhwat fiLLAH meyakini adanya kebenaran di dalam tulisan dan fans page ini, serta ingin meraih amal shaleh, maka sampaikanlah kepada saudaramu yang lain. Bagikan (share) tulisan ini kepada teman-teman yang lain dan mohon bantuannya untuk mengajak teman-teman anda sebanyak mungkin di KOMUNITAS RINDU SYARIAH & KHILAFAH, agar syiar kebaikan dapat LEBIH TERSEBAR LUAS DI BUMI INI....
fans page KOMUNITAS RINDU SYARIAH & KHILAFAH
http://www.facebook.com/SyariahKhilafah
Waktu shalat dhuha dimulai dari matahari yang mulai terangkat naik kira-kira sepenggelah dan berakhir hingga sedikit menjelang masuknya waktu zhuhur meskipun disunnahkan agar dilakukan ketika matahari agak tinggi dan panas agak terik.
Adapun diantara keutamaan atau manfaat shalat dhuha ini adalah apa yang diriwayatkan oleh Muslim, Abu Daud dan Ahmad dari Abu Dzar bahwa Rasulullah saw bersabda,”Hendaklah masing-masing kamu bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi. Sebab setiap kali bacaan tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh orang lain agar melakukan amal kebaikan adalah sedekah, melarang orang lain agar tidak melakukan keburukan adalah sedekah. Dan sebagai ganti dari semua itu maka cukuplah mengerjakan dua rakaat shalat dhuha.”
Juga apa yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Daud dari Buraidah bahwa Rasulullah saw bersabda,”Dalam tubuh manusia itu ada 360 ruas tulang. Ia harus dikeluarkan sedekahnya untuk tiap ruas tulang tersebut.” Para sahabat bertanya,”Siapakah yang mampu melaksanakan seperti itu, wahai Rasulullah saw?” Beliau saw menjawab,”Dahak yang ada di masjid, lalu pendam ke tanah dan membuang sesuatu gangguan dari tengah jalan, maka itu berarti sebuah sedekah. Akan tetapi jika tidak mampu melakukan itu semua, cukuplah engkau mengerjakan dua rakaat shalat dhuha.”
Didalam riwayat lain oleh Bukhori dan Muslim dari Abu Hurairoh berkata,”Nabi saw kekasihku telah memberikan tiga wasiat kepadaku, yaitu berpuasa tiga hari dalam setiap bulan, mengerjakan dua rakaat dhuha dan mengerjakan shalat witir terlebih dahulu sebelum tidur.”
Jumhur ulama mengatakan bahwa shalat dhuha adalah sunnah bahkan para ulama Maliki dan Syafi’i menyatakan bahwa ia adalah sunnah muakkadah berdasarkan hadits-hadits diatas. Dan dibolehkan bagi seseorang untuk tidak mengerjakannya.
Oleh karena itu sebagai pejuang Syariah & Khilafah, sudah selayaknya menghiasi dirinya dengan amalan sholeh ini.
“Sampaikanlah walaupun hanya satu ayat”
Jika ikhwan wa akhwat fiLLAH meyakini adanya kebenaran di dalam tulisan dan fans page ini, serta ingin meraih amal shaleh, maka sampaikanlah kepada saudaramu yang lain. Bagikan (share) tulisan ini kepada teman-teman yang lain dan mohon bantuannya untuk mengajak teman-teman anda sebanyak mungkin di KOMUNITAS RINDU SYARIAH & KHILAFAH, agar syiar kebaikan dapat LEBIH TERSEBAR LUAS DI BUMI INI....
fans page KOMUNITAS RINDU SYARIAH & KHILAFAH
http://www.facebook.com/SyariahKhilafah
Saturday, July 23, 2011
7 KALIMAT PENUH MANFAAT
1. "Bismillahirahmanirrahim" = setiap hendak melakukan ssuatu ..
2. "Alhamdulillah", = setiap selesai mlakukan ssuatu ..
3. "Astaghfirullah", = jika melakukan sesuatu yg buruk ..

4. "InsyaAllah", = jika ingin melakukan ssuatu pada masa yg akan datang ..
5. "Lahaula walaquwwata illah billah", = bila tdk bisa melakukan sesuatu yg agak berat / melihat hal yg bruk ..
6. "Inalillahi waina ilaihi rojiun", = jika menghadapi musibah dan cobaan..
7. "Lailaha ilallah": baca siang & malam sebanyak2nya ..
Rasulullah SAW bersabda:
"siapa org yg mnyampaikan 1 ilmu & orang tsb mngamalkan, maka dia akan mmperoleh pahala walaupun (orang tersebut) sdh tiada .."
Share from : Nasihat Remaja Muslim (Messages of facebook)
2. "Alhamdulillah", = setiap selesai mlakukan ssuatu ..
3. "Astaghfirullah", = jika melakukan sesuatu yg buruk ..
4. "InsyaAllah", = jika ingin melakukan ssuatu pada masa yg akan datang ..
5. "Lahaula walaquwwata illah billah", = bila tdk bisa melakukan sesuatu yg agak berat / melihat hal yg bruk ..
6. "Inalillahi waina ilaihi rojiun", = jika menghadapi musibah dan cobaan..
7. "Lailaha ilallah": baca siang & malam sebanyak2nya ..
Rasulullah SAW bersabda:
"siapa org yg mnyampaikan 1 ilmu & orang tsb mngamalkan, maka dia akan mmperoleh pahala walaupun (orang tersebut) sdh tiada .."
Share from : Nasihat Remaja Muslim (Messages of facebook)
Thursday, July 7, 2011
Tuesday, July 5, 2011
BEBERAPA DALIL KEUTAMAAN TAHAJJUD
diantara dalil - dalil keutamaan sholat malam (tahajjud)
(tulisan ini banyak memanfaatkan dari kitab riyadhussholihin)
يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ () قُمِ اللَّيْلَ إِلا قَلِيلا ()
hai orang yang berselimut(nabi muhammad). bangunlah malam(untuk sholat) kecuali sedikit(al muzammil 1-2)
(ayat makiyah. sebelum diwajibkan sholat 5 waktu, sholat malam sebagai kewajiban. setlah turun ayat 20 dan isro'mi'roj, sholat tahajjud menjadi sunnah)
وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَّكَ عَسَى أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا
Dan pada sebahagian malam hari sholat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, Mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji. ( Al isro’ 79. )
تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ
Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya[1] dan mereka selalu berdoa kepada Rabbnya dengan penuh rasa takut dan harap, serta mereka menafkahkan apa apa rezki yang kami berikan.( As sajdah 16. )
[1] maksudnya mereka tidak tidur di waktu Biasanya orang tidur untuk mengerjakan shalat malam.
كَانُوا قَلِيلًا مِّنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ
Di dunia mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam.( Ad dzariyat 17. )
nabi shollallohu 'alaihi wasallam bersabda:
(نعم الرجل عبد الله، لو كان يصلي من الليل). فكان بعد لا ينام من الليل إلا قليلا.
'sebaik-baik laki-laki adalah abdulloh(Ibnu umar), jika dia senantiasa sholat malam.' maka setelah itu dia tidak tidur kecuali sedikit.
أن رسول الله صلى الله عليه وسلم طرقه وفاطمة بنت النبي عليه السلام ليلة، فقال: (ألا تصليان). فقلت: يا رسول الله، أنفسنا بيد الله، فإذا شاء أن يبعثنا بعثنا، فانصرف حين قلنا ذلك ولم يرجع إلي شيئا، ثم سمعته وهو مول، يضرب فخذه، وهو يقول: {وكان الإنسان أكثر شيء جدلا
dari Ali, bahwa Rosulullah mendatanginya dan fatimah bintu muhammad suatu malam, dan berkata: apakah kalian berdua tidak sholat(malam), aku menjawab: wahai rosulullah, jiwa-jiwa kami di tangan Alloh, maka jika dia berkehendak maka akan membangkitkan kami untuk bankit(bangun).. maka beliau pergi ketika kami berkata demikian dan tidak membalasku lagi. Kemudian aku mendengarnya sedangkan dia sambil berpaling dan memukul pahanya dan berkata(surat alkahfi 54) "tetapi manusia adalah paling banyak membantah daripada yang lainnya."
إن كان النبي صلى الله عليه وسلم ليقوم ليصلي حتى ترم قدماه، أو ساقاه. فيقال له، فيقول: (أفلا أكون عبدا شكورا
jika nabi berdiri untuk sholat hingga kedua kakinya bengkak, atau betisnya. maka dikatakan kepadanya, maka beliau berkata: "apakah aku tidak boleh menjadi hamba yang bersyukur??"
أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال له: (أحب الصلاة إلى الله صلاة داود عليه السلام، وأحب الصيام إلى الله صيام داود، وكان ينام نصف الليل ويقوم ثلثه، وينام سدسه، ويصوم يوما ويفطر يوما
bahwa rosulullah berkata untuk dia(sahabatnya) : "sholat yang paling dicintai Alloh adalah sholatnya daud 'alaihissalaam, puasa yang paling dicintai Alloh adalah puasanya Daud. Dan dia tidur separuh malam dan sholat malam sepertiganya dan tidur seperenamnya, dan dia puasa sehari dan berbuka sehari."
أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: يعقد الشيطان على قافية رأس أحدكم إذا هو نام ثلاث عقد، يضرب كل عقدة: عليك ليل طويل فارقد، فإن استيقظ فذكر الله انحلت عقدة، فإن توضأ انحلت عقدة، فإن صلى انحلت عقدة، فإصبح نشيطا طيب النفس، وإلا أصبح خبيث النفس كسلان
sesungguhnya rosulullah bersabda: "Setan mengikat tengkuk salah seorang di antara kamu pada waktu tidur dengan tiga ikatan. Pada setiap ikatan dikatakan, 'Bagimu malam yang panjang, maka tidurlah.' Apabila ia bangun dan ingat kepada Allah, maka lepaslah satu ikatan. Jika ia berwudhu, maka terlepaslah satu ikatan (lagi). Dan, jika ia mengerjakan shalat, maka terlepaslah seluruh ikatannya. Ia memasuki pagi hari dengan tangkas dan segar jiwanya. Jika tidak, maka ia masuk pagi dengan jiwa yang buruk dan malas."
عن عبد الله رضي الله عنه قال:
ذكر عند النبي صلى الله عليه وسلم رجل، فقيل: ما زال نائما حتى أصبح، ما قام إلى الصلاة، فقال: (بال الشيطان في أذنه
dari abdulloh, dia berkata, "Disebutkan di sisi Nabi bahwa ada seorang laki-laki yang selalu tidur sampai pagi tanpa mengerjakan shalat (malam). Lalu beliau bersabda, 'Setan telah kencing di telinganya.'"
عن أبي هريرة رضي الله عنه: أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال:
(ينزل ربنا تبارك وتعالى كل ليلة إلى السماء الدنيا، حين يبقى ثلث الليل الآخر، يقول: من يدعوني فأستجيب له، من يسألني فأعطيه، من يستغفرني فأغفر له
dari abu huroiroh, bahwa rosulullah bersabda: robb kami senantiasa turun di setiap malam ke langit dunia, yaitu ketika tersisa spertiga malam terakhir, berkata : barangsiapa yang berdo'a kepadaku maka aku akan mengijabahkan untuknya, barangsiapa yang meminta maka aku akan memberikannya, barangsiapa meminta ampun kepadaku maka aku akan mengampuni untuknya"
عمرو بن العاص رضي الله عنهما قال
قال لي رسول الله صلى الله عليه وسلم: (يا عبد الله، لا تكن مثل فلان، كان يقوم الليل فترك قيام الليل).
dari amr bin al-ash berkata, bersabda kepadaku rosulullah : " wahai abdulloh, jangan menjadi seperti si fulan, karena dia dulu senantiasa sholat malam kemudian telah meninggalkan sholat malam."
عبد الله بن عمرو رضي الله عنهما: قال
قال لي النبي صلى الله عليه وسلم: (ألم أخبر أنك تقوم الليل وتصوم النهار). قلت: إني أفعل ذلك. قال: (فإنك إذا فعلت ذلك هجمت عينك، ونفهت نفسك، وإن لنفسك حقا، ولأهلك حقا، فصم وأفطر، وقم ونم).
dari abdulloh bin umar, berkata, rosulullah berkata kepadaku: apakah aku tidak mendengar bahwa kamu sholat malam dan puasa siang harinya' aku berkata, sungguh aku senantiasa melakukannya, beliau bersabda" jika sungguh kamu demikian telah melakukan itu, telah cekung matamu, dan telah letih badanmu, sesungguhnya untuk badanmu ada hak, dan untuk keluargamu ada hak, maka berpuasa lah dan berbukalah, dan berdirilah (sholat) dan tidurlah"
عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم
"أفضل الصيام، بعد رمضان، شهر الله المحرم. وأفضل الصلاة، بعد الفريضة، صلاة الليل"
dari Abu huroiroh berkata, telah bersabda rosululloh : "seutama-utama puasa setelah romadhon adalah bulan muharrom, dan seutama-utama sholat setelah sholat fardhu adalah sholat malam"
عن مالك بن أنس، عن هشام بن عروة، عن أبيه، عن عائشة؛ أن النبي صلى الله عليه وسلم قال
"إذا نعس أحدكم في الصلاة، فليرقد حتى يذهب عنه النوم. فإن أحدكم إذا صلى وهو ناعس، لعله يذهب يستغفر فيسب نفسه".
dari malik bin anas dari hisyam bin 'urwah dari bapaknya dari 'aisyah, sesungguhnya nabi bersabda: jika salah satu diantara kalian dalam sholat, maka duduklah hingga pergi darinya ngantuk. maka jika salah satu diantara kalian demikian terus sholat padahal ngantuk bisa jadi dia beristighfar tetapi berbalik mengutuk dirinya"
أبو هريرة عن محمد رسول الله صلى الله عليه وسلم. فذكر أحاديث منها. وقال رسول الله صلى الله عليه وسلم
"إذا قام أحدكم من الليل، فاستعجم القرآن على لسانه، فلم يدر ما يقول، فليضطجع".
abu huroiroh dari Muhammad rosululloh
dan bersabda rosulullah : jika salah seorang diantara kalian berdiri(sholat) malam, kemudian tidah jelas bunyi alqur-an dilidahnya, maka tidak tahu apa yang dia katakan, maka hendaknya kembali berbaring tidur"
عن أبي سعيد، وأبي هريرة قالا:
قال رسول اللّه صلى اللّه عليه وسلم: "إذا أيقظ الرجل أهله من الليل فصليا، أو صلى ركعتين جميعاً كتبا في الذاكرين والذاكرات"
dari abu sa'id dan abu huroiroh, keduanya berkata: bersabda rosulullah "jika seorang laki-laki membangunkan keluarganya pada suatu malam, kemudian keduanya sholat, atau sholat 2 roka'at bersama-sama, telah tertulis sebagai golongan adzaakiriin dan adzzakiroot.(abu dawud 1309)
http://kurmaku.blogspot.com/2010/01/diantara-dalil-dalil-keutamaan-sholat.html?spref=fb
(tulisan ini banyak memanfaatkan dari kitab riyadhussholihin)
يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ () قُمِ اللَّيْلَ إِلا قَلِيلا ()
hai orang yang berselimut(nabi muhammad). bangunlah malam(untuk sholat) kecuali sedikit(al muzammil 1-2)
(ayat makiyah. sebelum diwajibkan sholat 5 waktu, sholat malam sebagai kewajiban. setlah turun ayat 20 dan isro'mi'roj, sholat tahajjud menjadi sunnah)
وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَّكَ عَسَى أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا
Dan pada sebahagian malam hari sholat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, Mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji. ( Al isro’ 79. )
تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ
Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya[1] dan mereka selalu berdoa kepada Rabbnya dengan penuh rasa takut dan harap, serta mereka menafkahkan apa apa rezki yang kami berikan.( As sajdah 16. )
[1] maksudnya mereka tidak tidur di waktu Biasanya orang tidur untuk mengerjakan shalat malam.
كَانُوا قَلِيلًا مِّنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ
Di dunia mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam.( Ad dzariyat 17. )
nabi shollallohu 'alaihi wasallam bersabda:
(نعم الرجل عبد الله، لو كان يصلي من الليل). فكان بعد لا ينام من الليل إلا قليلا.
'sebaik-baik laki-laki adalah abdulloh(Ibnu umar), jika dia senantiasa sholat malam.' maka setelah itu dia tidak tidur kecuali sedikit.
أن رسول الله صلى الله عليه وسلم طرقه وفاطمة بنت النبي عليه السلام ليلة، فقال: (ألا تصليان). فقلت: يا رسول الله، أنفسنا بيد الله، فإذا شاء أن يبعثنا بعثنا، فانصرف حين قلنا ذلك ولم يرجع إلي شيئا، ثم سمعته وهو مول، يضرب فخذه، وهو يقول: {وكان الإنسان أكثر شيء جدلا
dari Ali, bahwa Rosulullah mendatanginya dan fatimah bintu muhammad suatu malam, dan berkata: apakah kalian berdua tidak sholat(malam), aku menjawab: wahai rosulullah, jiwa-jiwa kami di tangan Alloh, maka jika dia berkehendak maka akan membangkitkan kami untuk bankit(bangun).. maka beliau pergi ketika kami berkata demikian dan tidak membalasku lagi. Kemudian aku mendengarnya sedangkan dia sambil berpaling dan memukul pahanya dan berkata(surat alkahfi 54) "tetapi manusia adalah paling banyak membantah daripada yang lainnya."
إن كان النبي صلى الله عليه وسلم ليقوم ليصلي حتى ترم قدماه، أو ساقاه. فيقال له، فيقول: (أفلا أكون عبدا شكورا
jika nabi berdiri untuk sholat hingga kedua kakinya bengkak, atau betisnya. maka dikatakan kepadanya, maka beliau berkata: "apakah aku tidak boleh menjadi hamba yang bersyukur??"
أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال له: (أحب الصلاة إلى الله صلاة داود عليه السلام، وأحب الصيام إلى الله صيام داود، وكان ينام نصف الليل ويقوم ثلثه، وينام سدسه، ويصوم يوما ويفطر يوما
bahwa rosulullah berkata untuk dia(sahabatnya) : "sholat yang paling dicintai Alloh adalah sholatnya daud 'alaihissalaam, puasa yang paling dicintai Alloh adalah puasanya Daud. Dan dia tidur separuh malam dan sholat malam sepertiganya dan tidur seperenamnya, dan dia puasa sehari dan berbuka sehari."
أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: يعقد الشيطان على قافية رأس أحدكم إذا هو نام ثلاث عقد، يضرب كل عقدة: عليك ليل طويل فارقد، فإن استيقظ فذكر الله انحلت عقدة، فإن توضأ انحلت عقدة، فإن صلى انحلت عقدة، فإصبح نشيطا طيب النفس، وإلا أصبح خبيث النفس كسلان
sesungguhnya rosulullah bersabda: "Setan mengikat tengkuk salah seorang di antara kamu pada waktu tidur dengan tiga ikatan. Pada setiap ikatan dikatakan, 'Bagimu malam yang panjang, maka tidurlah.' Apabila ia bangun dan ingat kepada Allah, maka lepaslah satu ikatan. Jika ia berwudhu, maka terlepaslah satu ikatan (lagi). Dan, jika ia mengerjakan shalat, maka terlepaslah seluruh ikatannya. Ia memasuki pagi hari dengan tangkas dan segar jiwanya. Jika tidak, maka ia masuk pagi dengan jiwa yang buruk dan malas."
عن عبد الله رضي الله عنه قال:
ذكر عند النبي صلى الله عليه وسلم رجل، فقيل: ما زال نائما حتى أصبح، ما قام إلى الصلاة، فقال: (بال الشيطان في أذنه
dari abdulloh, dia berkata, "Disebutkan di sisi Nabi bahwa ada seorang laki-laki yang selalu tidur sampai pagi tanpa mengerjakan shalat (malam). Lalu beliau bersabda, 'Setan telah kencing di telinganya.'"
عن أبي هريرة رضي الله عنه: أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال:
(ينزل ربنا تبارك وتعالى كل ليلة إلى السماء الدنيا، حين يبقى ثلث الليل الآخر، يقول: من يدعوني فأستجيب له، من يسألني فأعطيه، من يستغفرني فأغفر له
dari abu huroiroh, bahwa rosulullah bersabda: robb kami senantiasa turun di setiap malam ke langit dunia, yaitu ketika tersisa spertiga malam terakhir, berkata : barangsiapa yang berdo'a kepadaku maka aku akan mengijabahkan untuknya, barangsiapa yang meminta maka aku akan memberikannya, barangsiapa meminta ampun kepadaku maka aku akan mengampuni untuknya"
عمرو بن العاص رضي الله عنهما قال
قال لي رسول الله صلى الله عليه وسلم: (يا عبد الله، لا تكن مثل فلان، كان يقوم الليل فترك قيام الليل).
dari amr bin al-ash berkata, bersabda kepadaku rosulullah : " wahai abdulloh, jangan menjadi seperti si fulan, karena dia dulu senantiasa sholat malam kemudian telah meninggalkan sholat malam."
عبد الله بن عمرو رضي الله عنهما: قال
قال لي النبي صلى الله عليه وسلم: (ألم أخبر أنك تقوم الليل وتصوم النهار). قلت: إني أفعل ذلك. قال: (فإنك إذا فعلت ذلك هجمت عينك، ونفهت نفسك، وإن لنفسك حقا، ولأهلك حقا، فصم وأفطر، وقم ونم).
dari abdulloh bin umar, berkata, rosulullah berkata kepadaku: apakah aku tidak mendengar bahwa kamu sholat malam dan puasa siang harinya' aku berkata, sungguh aku senantiasa melakukannya, beliau bersabda" jika sungguh kamu demikian telah melakukan itu, telah cekung matamu, dan telah letih badanmu, sesungguhnya untuk badanmu ada hak, dan untuk keluargamu ada hak, maka berpuasa lah dan berbukalah, dan berdirilah (sholat) dan tidurlah"
عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم
"أفضل الصيام، بعد رمضان، شهر الله المحرم. وأفضل الصلاة، بعد الفريضة، صلاة الليل"
dari Abu huroiroh berkata, telah bersabda rosululloh : "seutama-utama puasa setelah romadhon adalah bulan muharrom, dan seutama-utama sholat setelah sholat fardhu adalah sholat malam"
عن مالك بن أنس، عن هشام بن عروة، عن أبيه، عن عائشة؛ أن النبي صلى الله عليه وسلم قال
"إذا نعس أحدكم في الصلاة، فليرقد حتى يذهب عنه النوم. فإن أحدكم إذا صلى وهو ناعس، لعله يذهب يستغفر فيسب نفسه".
dari malik bin anas dari hisyam bin 'urwah dari bapaknya dari 'aisyah, sesungguhnya nabi bersabda: jika salah satu diantara kalian dalam sholat, maka duduklah hingga pergi darinya ngantuk. maka jika salah satu diantara kalian demikian terus sholat padahal ngantuk bisa jadi dia beristighfar tetapi berbalik mengutuk dirinya"
أبو هريرة عن محمد رسول الله صلى الله عليه وسلم. فذكر أحاديث منها. وقال رسول الله صلى الله عليه وسلم
"إذا قام أحدكم من الليل، فاستعجم القرآن على لسانه، فلم يدر ما يقول، فليضطجع".
abu huroiroh dari Muhammad rosululloh
dan bersabda rosulullah : jika salah seorang diantara kalian berdiri(sholat) malam, kemudian tidah jelas bunyi alqur-an dilidahnya, maka tidak tahu apa yang dia katakan, maka hendaknya kembali berbaring tidur"
عن أبي سعيد، وأبي هريرة قالا:
قال رسول اللّه صلى اللّه عليه وسلم: "إذا أيقظ الرجل أهله من الليل فصليا، أو صلى ركعتين جميعاً كتبا في الذاكرين والذاكرات"
dari abu sa'id dan abu huroiroh, keduanya berkata: bersabda rosulullah "jika seorang laki-laki membangunkan keluarganya pada suatu malam, kemudian keduanya sholat, atau sholat 2 roka'at bersama-sama, telah tertulis sebagai golongan adzaakiriin dan adzzakiroot.(abu dawud 1309)
http://kurmaku.blogspot.com/2010/01/diantara-dalil-dalil-keutamaan-sholat.html?spref=fb
Subscribe to:
Posts (Atom)

